Rasa Lokal, Suara Global: Nasabah PNM Diarak MotoGP 2025

Berita Simi! oleh Said MarzukiPT Permodalan Nasional Madani (PNM) tetap menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengusaha ultra mikro dengan memberikan kesempatan kepada 9 nasabah Mekaar terpilih untuk ikut serta mempromosikan produk andalannya dalam perhelatan internasional, MotoGP Mandalika 2025.

Melalui partisipasi ini, para pelanggan memiliki kesempatan untuk memperkenalkan dan menjual kuliner khas Lombok kepada ribuan pengunjung dari dalam maupun luar negeri, memperluas cakupan pasar, serta memperkenalkan rasa lokal ke panggung internasional.

Sirkuit MotoGP Mandalika 2025 tidak hanya menawarkan pertandingan yang seru, tetapi juga menyajikan kekayaan budaya khas Lombok yang menarik minat para wisatawan lokal maupun internasional. Makanan autentik seperti sate rembiga, sate pusuk, sate bulayak, serta nasi puyung berhasil menarik perhatian, semuanya merupakan hasil dari keterampilan tangan para ibu-ibu nasabah Mekaar yang dibina oleh PNM.

Bagi para ibu-ibu nasabah, ikut serta dalam ajang internasional MotoGP Mandalika 2025 merupakan pengalaman yang membanggakan dan menyentuh hati. Mereka merasa senang karena dapat menyajikan masakan khas daerah kepada para pengunjung, bahkan sampai dinikmati oleh wisatawan dari berbagai negara.

Antusiasme para pengunjung sangat luar biasa, banyak di antara mereka yang mencoba dan menikmati produk yang dihasilkan oleh ibu-ibu nasabah hingga semua produk ludes terjual selama acara berlangsung. Banyak pembeli mengatakan bahwa selain menikmati rasa makanan yang lezat, mereka juga merasakan kehangatan keramahan serta cerita yang tersembunyi di balik setiap hidangan.

Kepala Perusahaan, L. Dodot Patria Ary menyatakan rasa bangganya terhadap para ibu nasabah Mekaar yang mampu hadir dalam acara internasional seperti MotoGP Mandalika 2025. “Bukan hanya sekadar berdagang, tetapi ini membuktikan bahwa usaha ultra mikro memiliki potensi besar untuk tampil di panggung dunia. PNM akan terus mendukung para ibu Mekaar agar cita rasa lokal dapat terus berkembang dan dikenal secara global,” kata Dodot.

PNM yakin, ketika perempuan diberi kesempatan dan didukung dengan benar, mereka tidak hanya memperkuat keluarga, tetapi juga menggerakkan bangsa.

PNM akan terus memberikan kesempatan kepada ibu-ibu Mekaar untuk berkembang, melangkah lebih jauh, serta membawa nama Indonesia ke kancah internasional. Karena setiap langkah kecil yang mereka lakukan hari ini, merupakan awal dari masa depan yang lebih membanggakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *